Pellegrini Yang Pendiam Dan Kritikannya Pada Wasit

Update Terakhir: February 20, 2014

Pellegrini Yang Pendiam Dan Kritikannya Pada Wasit

Pellegrini Yang Pendiam Dan Kritikannya Pada Wasit

Pellegrini Yang Pendiam Dan Kritikannya Pada Wasit – Pada pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di hari Rabu (19/2) kemarin yang berlangsung di Etihad Stadium antara Manchester City dan Barcelona, ada sesuatu yang membuat manajer The Citizens itu kesal. Dirinya menilai sang wasit, Jonas Eriksson berat sebelah. Puncak kekesala Pellegrini adalah saat Eriksson memberikan tamunya tendangan penalti setelah sebelumnya Lionel Messi dinilai mendapat pelanggaran karena ditekel dari belakang oleh Martin Demichelis. Tak hanya itu, Demichelis pun harus terusir dari lapangan karena dihadiahi kartu merah. Pellegrini menilai, penalti seharusnya tidak diberika pada Barca, mengingat Demichelis sudah melakukan kontak di luar boks. Penilaian manajer City ini disanggah oleh Graham Poll, mantan wasit Premier League.

Pellegrini Yang Pendiam Dan Kritikannya Pada Wasit – Poll menuturkan bahwa kontak pertama memang terjadi di luar kotak penalti. Namun aki Demichelis masih terkait pada Messi ketika kontak kedua terjadi dalam kotak penalti. Oleh karena itu, Poll dengan yakin menyebutkan bahwa penalti tersebut sah. Menurutnya sejak awal pertandingan, sang wasit memang terlihat lebih mendukung Barcelona dan benar-benar tak berlaku adil pada kedua tim. Tentu saja Pellegrini memiliki alasan mengenai kritikannya tersebut. Dirinya beralasan bahwa keputusan wasit tersebut merugikan timnya. Tak ayal lagi, kritikan Pellegrini tersebut mendapatkan tanggapan dari media-media Spanyol yang salah satu diantaranya, El Mundo, meminta Pellegrini untuk mendengarkan salah satu lagu Oasis yang berjudul “Some Might Say.” Memang bukan rahasian lagu jika dua pentolan band Oasis yaitu Noel dan Liam Gallagher adalah penggemar sejati Manchester City.

Pellegrini Yang Pendiam Dan Kritikannya Pada Wasit – Menurut El Mundo, mungkin ada baiknya jika Pellegrini bertanya pada penggemar sejati timnya, yaitu Liam Gallagher, apakah Pellegrini layak menerima lirik dalam lagu tersebut. lagu tersebu ditulis Noel Galagher pada tahun 1995. Beberapa orang berpendapat bahwa lagu tersebut bercerita tentang bagaimana seharusnya orang-orang bisa berani menerima keadaan dan tidak perlu banyak mengeluh bahkan protes. Tak hanya El Mundo, beberapa media Spanyol juga tak kalah memberikan kritikan pedasnya terhadap penilaian Pellegrini. Seperti halnya yang ditulis AS ketika dilansir oleh Guardian yang menyebutkan bahwa pertandingan tersebut merupakan sebuah monolog Barcelona.

Pellegrini Yang Pendiam Dan Kritikannya Pada Wasit – Meski kalah dalam leg pertama Liga Champions, Manchester City belum sepenuhnya tamat karena mereka masih punya kesempatan di putaran kedua yang akan berlangsung pada 12 Maret mendatang di markas Barca, Camp Nou. Kabar terbaru menyebutkan bahwa terkait sikapnya yang mengkritik wasit, Pellegrini terancam mendapatkan sanksi dari UEFA jika saja sang wasit atau ofisial pertandingan memasukkan kejadian ini kedalam laporan pertandingan. Sanksi yang mungkin diterimanya jika dinyatakan bersalah bisa saja berupa denda atau hukuman larangan baginya untuk menemani timnya bertanding.

Saya Sudah Tidak Berguna di Chelsea – Cole

Saya Sudah Tidak Berguna di Chelsea – Cole

Saya Sudah Tidak Berguna di Chelsea – Cole Mantan pemain tim nasional Inggris itu mengatakan bahwa Jose Mourinho sudah tidak memerlukan dirinya lagi untuk terus berada di Stamford Bridge dan...

Pujian Aaron Ramsey Untuk Alexis Sanchez

Pujian Aaron Ramsey Untuk Alexis Sanchez

Pujian Aaron Ramsey Untuk Alexis Sanchez Pujian Aaron Ramsey Untuk Alexis Sanchez – Salah satu gelandang di klub Arsenal, yakni Aaron Ramsey nampaknya menjadi sosok yang cukup bahagia atas keberhasilan...

Prediksi Skor Jerman vs Argentina Final Piala Dunia

Prediksi Skor Jerman vs Argentina Final Piala Dunia

Prediksi Skor Jerman vs Argentina Final Piala Dunia Prediksi Skor Jerman vs Argentina Final Piala Dunia. Pertandingan Final Piala Dunia telah dimulai, masing-masing Negara akan mencoba untuk menjadi pemenang dalam...